TANGERANG - Ratusan sopir pelat hitam mendatangi kantor Komnas Ham, Jakarta. Kedatangan para sopir tersebut untuk meminta perlindungan dan keselamatan para sopir dan kendaraannya yang belakangan ini sering dirusak oleh orang yang tidak dikenal yang diduga berasal dari angkutan pelat kuning.
Para sopir tersebut berangkat dari tempat pool mereka di Gang Aspal, Jalan Daan Mogot, Batu Ceper, Tangerang dengan menggunakan sekitar sembilan kendaraan angkutan pelat hitam.
Salah seorang sopir, Anhar (40) mengaku, kecewa dengan sikap aparat kepolisian dan pemerintah yang tidak tegas menyikapi konflik yang terjadi antara pelat hitam dengan pelat kuning.
"Petugas kepolisian sering membiarkan preman merusak angkutan pelat hitam di kawasan Kalideres," katanya, Kamis (31/7/2008).
Menurutnya, dengan kondisi ini para sopir mengaku mengalami kerugiaan mulai dari kendaraan sampai dengan kerugian setoran. "Sudah beberapa hari ini kami tidak menarik karena takut mobil akan dirusak preman. Lalu anak istri kami mau makan apa," katanya.
Dikatakannya kembali, pemerintah harus memberi solusi yang tepat dalam konflik ini. "Kami minta jangan menghapus pelat hitam dengan tidak ada solusi. Karena ini bisa menimbulkan masalah baru," ujarnya.
(Kemas Irawan Nurrachman)