Korban Penembakan Polisi di Lampung Akhirnya Tewas

, Jurnalis
Kamis 09 Oktober 2008 11:53 WIB
Share :

LAMPUNG -  Waliyah Wahab (23) warga Tulang Bawang, Lampung, korban penembakan oleh anggota Polsek Banjar Agung Bripda Yudi Satria (21) pada Minggu malam (5/10) akhirnya mengembuskan nafas terakhir. Sebelumnya Waliyah sempat dirawat di RSUD Abdoel Moeloek.

Hasil rontgen menunjukan peluru yang ditembakkan Bripda Yudi menembus pelipis kiri dan pecah menjadi  dua bagian di dalam kepala korban. Satu serpihan bersarang di bagian tengkorak depan, dan yang lain bersarang di otak belakang.

Dokter dari Polda Lampung yang menangani korban, AKBP dr Arthur Tampi, menyatakan sebelum meninggal dunia, kondisi korban setelah operasi pengangkatan proyektil pada Senin siang (6/10) fluktuatif.

"Sempat menurun, kemudian normal, dan menurun lagi hingga meninggal hari ini," ujarnya, Kamis (9/10/2008).

Sementara itu keluarga korban yang ditemui di rumah sakit, menolak  untuk diwawancarai.  "Saya tidak mau diwawancarai, saya masih kalut," kata Wahab Asia (60) ayah korban.

Namun Wahab kemudian menegaskan bahwa Waliyah tidak pernah menggoda Eka pacar Yudi, sehingga menjadi pangkal persoalan dalam insiden penembakan tersebut.

"Anak saya menegur karena Bripda Yudi sering mengunjungi Bripda Eka hingga larut malam. Itupun menegurnya baik-baik kok," katanya.

Diberitakan sebelumnya Bripda  Eka (20) mengaku pernah digoda oleh Waliyah. Ulah itupun dilaporkan Eka kepada Yudi. Mendengar aduan itu, Yudi mencari Waliyah keduanya akhirnya bertemu di sebuah warung di Desa Panca Karya pada Minggu (5/10) pukul 22.30 WIB.

Menurut versi polisi, keduanya kemudian terlibat cekcok mulut yang berujung perkelahian. Saat itulah terdengar letusan senjata, dan Waliyah pun ambruk.

(Fitra Iskandar)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya