JAKARTA - Untuk menanggulangi dan membantu masyarakat yang menjadi korban banjir dan longsor di berbagai daerah, Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membentuk Tim Siaga Bencana.
Tim ini merupakan gabungan perwakilan dari Departemen ESDM, BP Migas, BPH Migas dan BUMN sektor ESDM. "Sebagai insan ESDM kita tidak boleh tinggal diam, akan tetapi harus saling bahu-membahu di bawah panji sektor ESDM untuk memberi membantu kepada masyarakat korban bencana banjir dan tanah longsor," Kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dalam rilis yang diterima okezone Minggu (8/2/2009).
Sebagai gebrakan awal, Purnomo mengaku, tim ini akan diterjunkan ke daerah bencana banjir di wilayah DKI Jakarta, yang kemudian akan diteruskan ke daerah lain di seluruh Indonesia.
"Saya berharap dengan dibentuknya tim siaga bencana ini, semakin menguatkan rasa kesetiakawanan sosial di antara sesama anak bangsa. Bagaimana pun insan ESDM tidak hanya peduli pada urusan energi dan profit perusahaan, tapi juga terhadap nasib saudaranya yang tertimpa musibah," ungkapnya.
Purnomo berharap, tim siaga bencana ini tidak tumpang- tindih dengan tim serupa yang sudah ada dari instansi lain. Pasalnya tim tersebut sifatnya hanya mem-backup dan mempercepat proses recovery.
"Sesuai tugasnya, tim ini dibagi ke dalam beberapa bidang, yakni bidang advance, search and rescue (SAR), bidang medis dan pemulihan, bantuan serta bidang iformasi, dan komunikasi yang melibatkan PPNS serta Polisi Khusus," pungkasnya.
(Dede Suryana)