BREBES - Angin puting beliung kembali mengamuk di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Musibah itu menerjang dua desa di Kecamatan Losari, yakni Desa Prapag Kidul dan Prapag Lor.
Bencana itu mengakibatkan puluhan rumah warga rusak, empat di antaranya rata tanah. Tidak ada korban jiwa, namun lima orang terpaksa dibawa ke bidan desa setempat karena mengalami luka di kepala dan kaki akibat tertimpa reruntuhan genteng.
Kepala Desa Prapag Kidul Muhaimin mengatakan musibah terjadi sekitar pukul 13.30 WIB, Rabu (8/4/2009).
Musibah diawali dengan munculnya awan gelap yang menyelimuti desa itu. Selang beberapa menit, muncul angin kencang yang berputar dari arah utara desa dan menerjang bangunan rumah warga yang rata-rata terbuat semi permanen itu.
"Suara angin itu seperti bunyi pesawat terbang dan berputar-putar. Musibah itu hanya berlangsung lima menit," katanya.
Menurut dia, terjangan angin putting beliung itu mengakibatkan 30 rumah warga di RT 1 RW 5 mengalami rusak ringan, tiga di antaranya roboh. Rumah roboh, yakni milik Wasad,(40), Suharti,(35), dan Casmad,(50).
"Selain merusak rumah, lima warga juga mengalami luka di kepala dan kaki terkena reruntuhan genteng. Mereka sudah diobati bidan desa," jelasnya.
Selain di Desa Prapag Kidul,lanjut dia, terjangan putting beliung juga melanda desa tetangga, yakni Desa Prapag Kidul. Namun belum diketahui pasti berapa jumlah rumah yang rusak. "Di Prapag Lor juga ada rumah warga yang rusak, tapi jumlahnya kami belum tahu,"ujarnya.
Total rumah warga yang rusak sebanyak 57 dan roboh empat rumah. Dengan perincian, di Desa Prapag Kidul, 30 rumah rusak ringan, 3 roboh. Sedang di Desa Prapag Lor, 27 rumah rusak ringan, 1 di antaranya roboh.
(Syukri Rahmatullah)