DEPOK - Bagi ibu rumah tangga yang memiliki bayi, sebaiknya mulai hati-hati terhadap setiap ajang perlombaan bayi sehat dengan iming-iming hadiah besar. Salah satu contoh kasus terjadi pada seorang ibu rumah tangga, Siti Latifa (26) warga Kampung Lio RT 003/ 019 Kelurahan Depok Kecamatan Pancoran Mas.
Hanya karena dijanjikan hadiah berupa voucher belanja Rp500 ribu bagi pemenang pertama, Rp300 ribu pemenang kedua, dan Rp100 ribu pemenang ketiga, Latifa mengikuti lomba bayi sehat di ITC Depok, pukul 11.30 WIB, Senin (28/09/09).
Selain itu, jika menang, hadiah juga akan diberikan kepada sang bayi berupa bingkisan produk bayi serta perawatan gratis bagi bayi.
Namun, Latifa tak menyangka, justru ajang perlombaan tersebut hanya mengantarkan bayinya yang masih berusia sepuluh hari, Muhammad Haikal Ramadhan sebagai korban penculikan.
Kejadian berawal saat seorang wanita muda sekira 25 tahun mengaku bernama Ratna, pegawai produk bayi SGM mendatangi rumah Latifa dengan perantara perkenalan melalui kerabat Latifa, pukul 13.00 WIB.
Kepada Latifa, Ratna mengaku tengah berkeliling mencari bayi berusia di bawah 5 tahun untuk diikutsertakan dalam ajang lomba bayi sehat. "Dikenalin sama tante saya, katanya lagi mau cari bayi buat lomba, dijelasin lombanya seperti apa, saya setuju untuk ikut, karena sebelumnya juga pernah menang lomba bayi," tuturnya di Polres Depok.
Awalnya, Ratna mengajak Latifa untuk ikut lomba tersebut pada hari yang sama pukul 15.00 WIB di ITC, namun Ratna tiba-tiba mengganti tempat dan waktu via telepon.
"Awalnya di ITC, terus berubah ke Detos, akhirnya balik ke ITC lagi, waktunya nggak jadi Sabtu, tapi hari ini, Senin," jelasnya.
Aturan main lomba tersebut adalah, Latifa diberikan voucher Rp 100 ribu untuk belanja perlengkapan bayi dalam waktu tepat 30 menit dan tidak boleh belanja lebih mahal dari uang yang diberikan.
"Saya nggak sengaja ketemu dua saudara saya Nurlela dan Nuraini di lantai satu, saya ajak mereka ikutan juga, bayi saya titipkan sama ibu saya, selain itu ada anak pertama saya juga usianya 4 tahun juga sama ibu saya," katanya.
Saat asyik berbelanja di Carrefour lantai tiga ITC Depok, ibu Latifa, Sri Rahayu (59) mengaku kerepotan dalam menjaga anak sulung Latifa serta bayi Latifa, Haikal, yang ada dalam gendongannya. Ratna kemudian memanfaatkan momen tersebut untuk membawa Haikal kabur.
"Ratna bilang, sini sama saya bayinya, saya bantu, nggak tahunya ibu saya cari-cari dia sudah hilang, langsung kami lapor pihak keamanan mal," ungkapnya.
(Hariyanto Kurniawan)