"Pernyataan Kapolri Soal Putri Alm Cak Nur Gegabah"

Ferdinan, Jurnalis
Minggu 08 November 2009 01:00 WIB
Bima Arya Sugiarto (Foto: Heru Haryono/Okezone)
Share :

JAKARTA - Pernyataan Kepala Kepolisian Jenderal (Pol) Bambang Hendarso Danuri mengenai hubungan Chandra M Hamzah dengan Nadya Madjid putri Almarhum Nurcholis Madjid dalam rapat kerja di Komisi III DPR dua hari lalu menuai reaksi keras dari berbagai kalangan.

Menurut Direktur Lead institute Universitas Paramadina, Bima Arya Sugiarto Kapolri itu tidak sepantasnya diungkapkan di depan publik lantaran fakta yang dibangun Kapolri pun mengada-ada.

"Pernyataan Kapolri mengenai adanya hubungan emosional MK (MS KABAN) dengan tersangka CH (Chandra Hamzah) karena menjadi saksi pernikahan dari CH dengan anak seorang tokoh nasional berinisial N (Nadia Majid) terlalu gegabah," ujar Bima melalui pesan singkat kepada okezone, Sabtu (7/11/2009).

Dia menjelaskan, fakta yang diungkap Kapolri salah. Nadia Madjid, sambungnya, menikah dengan Chandra tahun 1994 ketika MS Kaban belum menjadi Menteri Kehutanan periode 2004-2009. Pengaitan antara penanganan dugaan suap yang diterima MS Kaban dalam proyek Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Departemen Kehutanan tidak kontekstual dengan masalah rumah tangga Chandra dan Nadia.

Saat rapat kerja Kamis,6 November di Gedung MPR/DPR, Senayan, Jakarta. Kapolri mengatakan ada dugaan suap sebesar Rp 17,6 miliar dari PT Masaro kepada MK (MS Kaban) yang belum ditangani KPK meski data sudah masuk sejak Agustus 2008 lalu.  Kapolri mensinyalir KPK enggan memeriksa kasus ini karena Kaban cukup dekat dengan Chandra. Kaban, jelas Kapolri adalah 'mak comblang' yang mengenalkan Chandra dengan Nadia. Nadia sendiri kini sudah bercerai dengan Chandra.

"Gegabah mengaitkan kisruh KPK Polri dengan keluarga seorang tokoh besar yang dikenal karena integritasnya mengingat pernyataan ini dikeluarkan secara terbuka melalui media," pungkas Bima

Tim kuasa hukum Chandra dan Bibit Samad Rianto juga menyesalkan pernyataan Kapolri. Salah satu pengacara, Alexander Lay mengatakan data yang digunakan Kapolri tidak valid dan masih dalam tataran gosip semata. "MS Kaban tidak pernah menjadi mak comblang antara Chandra dengan anak dari almarhum Nurcholis Madjid. Ini yang membuat Pak Chandra kecewa," kata Alexander dalam jumpa pers Bibit dan Chandra di Jakarta, dua hari lalu. (dnt)

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya