SURABAYA - Berdasarkan penelusuran okezone di Kantor Kecamatan Mulyorejo Surabaya, setidaknya terdapat 18 nama penduduk yang mengandung nama Yulianto, Julianto dan Djulianto.
Yulianto yang disebut-sebut Ari Muladi sebagai pihak terakhir yang diserahkan uang suap dari Anggodo untuk pimpinan KPK saat ini masih misterius. Sejumlah pihak menduga Yulianto hanya tokoh fiktif, namun Ari Muladi menyatakan Yulianto benar-benar ada dan tinggal di Perumahan Dharmahusada, Surabaya.
Saat mencoba menelusuri nama Yulianto yang di kantor Kecamatan Mulyorejo. Perumahan Dharmahusada secara administratif memang masuk dalam wilayah Kecamatan Mulyorejo, okezone diberi kesempatan mengakses database kependudukan milik kecamatan yaitu Daftar Cetak Biodata WNI yang tinggal di wilayah Kecamatan Mulyorejo. Begitu nama Yulianto, Julianto dan Djulianto dimasukkkan, ada sekitar 18 nama yang keluar.
Dari 18 nama yang keluar tersebut, jika dipersempit lagi mencari nama Yulianto yang tinggal di kawasan Dharmahusada ada sekitar tiga nama muncul yaitu Yulianto Budi Darmo dengan alamat Dharmahusada Indah Utara 1/8 (B-69) RT 001 RW 008, Djulianto Tanu alamat Dharmahusada Mas BG 12-A RT 003 RW 012 dan Liong Meilenny Julianto jenis kelamin perempuan dengan alamat Pondok Dharmahuasada I/403/20 RT 001 RW 010.
Siti Kholifah Sekretaris Kecamatan Mulyorejo, mengatakan data base kependudukan ini masih tergolong baru. Data kependudukan ini baru dikomputerisasi sekitar tahun 1998 dan baru online sekitar setahun yang lalu.
"Jadi susah untuk melacak nama orang dari database kependudukan saja," ujar Siti.
Apalagi kawasan perumahan Dharmahusada merupakan kawasan perumahan elit yang biasanya cenderung tertutup satu sama lain sehingga tak banyak orang yang mengenal.
(Fitra Iskandar)