TANGERANG - Nelayan di wilayah Tangerang diminta untuk waspada menyusul adanya Badai Laurence pekan ini. Pasalnya, badai yang berasal dari perairan Australia ini diprediksikan akan mengakibatkan ketinggian gelombang mencapai 2-3 meter hingga ke pantai.
Adanya badai ini pun tidak saja terjadi di laut Samudera Hindia, akan tetapi diperkirakan mencapai Selat Sunda dan juga Laut Jawa.
“Untuk nelayan, dalam satu sampai dua hari ke depan sebaiknya tidak usah melaut,” ujar Kabid Pelayanan dan Jasa Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) wilayah II Ciputat, Abdul Qahir, Selasa (22/12/2009).
Mengenai hal ini, pihak BMKG wilayah II Ciputat pun telah melakukan koordinasi dengan seluruh BMKG yang ada di setiap wilayah untuk kembali disosialisasikan kepada masyarakat luas.
Sebab, kondisi cuaca yang tengah rutin dengan curah hujan tinggi seperti saat ini merupakan situasi yang riskan bagi seluruh masyarakat. Terlebih lagi, di penghujung 2009 ini banyak terdapat momen akhir pekan yang bisa digunakan sebagai masa liburan.
“BMKG sudah memberikan warning ini kepada masyarakat melalui BMKG yang ada di setiap wilayah,” ungkapnya.
Adanya Badai Laurence yang lebih mengena kepada wilayah perairan laut pun akan berimbas ke wilayah perkotaan seperti di Tangerang. Kondisi itu masih akan memunculkan angin kencang dengan intensitas hujan sedang mencapai dua dan tiga mili.
“Kecepatan angin yang bisa mencapai 100 knot pada saat ini tetap berbahaya untuk jalur penyeberangan,” imbuhnya. (lsi)
(Ahmad Dani)