DEPOK – Dinas Kesehatan Kota Depok meminta masyarakat selalu melaksanakan pola hidup bersih dan sehat bersamaan dengan datangnya musim penghujan.
Pasalnya, ratusan warga Depok terserang penyakit musiman seperti demam berdarah dan Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA).
Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Kota Depok, Ani Rubiani mengatakan, untuk penyakit diare, angka penderita tidak terlihat melonjak. Hal itu, kata Ani, lantaran hampir seluruh masyarakat Depok sudah memiliki sistem Mandi Cuci Kakus (MCK) yang laik.
“Jadi kalau diare tidak begitu tinggi, yang masih tinggi itu demam berdarah. Kalau batuk dan pilek, serta demam pasti banyak atau biasa disebut ISPA, biasanya diderita anak–anak, karena itu harus jaga kesehatan agar tidak rentan tertular virus,” katanya kepada Okezone, Rabu (24/2/2010).
Ani menambahkan, musim hujan pasti dapat menciptakan genangan air yang dapat menjadi sarang nyamuk. Dinas Kesehatan, lanjut Ani, juga selalu turun ke lingkungan masyarakat yang menjadi daerah endemis penyakit DBD untuk mementau jentik nyamuk dan menyelenggarakan program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
“Kita turun ke lapangan setiap Jumat, ada ribuan kader Jumantik, dan terutama di daerah padat penduduk,” ujarnya.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Depok, bulan Januari 2010 sedikitnya terdapat 241 kasus penderita DBD dengan dua orang korban meninggal dunia. Sementara bulan Februari bertambah 19 penderita, dengan jumlah suspect DBD yaitu sebanyak 63 warga, dengan satu korban jiwa.
(Dadan Muhammad Ramdan)