KARACHI - Enam orang terluka saat penyerang tidak dikenal melemparkan granat ke arah sebuah masjid di Karachi, Pakistan. Insiden ini terjadi selepas salat Magrib pada Rabu 4 Agustus waktu setempat.
Serangan ini menambah panjang deretan aksi kekerasan yang terjadi di Karachi. Sebelumnya 12 warga dikabarkan tewas pada Selasa 3 Agustus malam waktu setempat.
Jumlah korban ini adalah akibat kerusuhan berbau politik dan sentimen etnis yang terjadi sejak Senin 2 Agustus lalu.
Polisi menyatakan sekira 70 orang tewas sejak kerusuhan Senin lalu, kondisi ini menyebabkan terganggunya kestabilan kota yang menjadi pusat ekonomi Pakistan tersebut. Sementara polisi masih belum dapat memperoleh informasi lebih mengenai serangan granat atas masjid itu. Demikian dilansir Reuters, Kamis (5/8/2010).
Kerusuhan yang melanda Karachi sejak Senin lalu diawali pembunuhan seorang anggota parlemen dari partai Muttahida Quami Movement (MQM) Raza Haider. Pemerintah Pakistan menuduh pihak Taliban berada di belakang pembunuhan dari Haider ini.
Pemerintah juga mencurigai kelompok militan Sipah e Sahaba Pakistan (SSP) atas pembunuhan Haider.
Namun hingga kini bukti-bukti yang menunjukan adanya keterlibatan dua kelompok militan tersebut masih belum dapat didapatkan oleh pihak berwenang.
(Fajar Nugraha)