HAVANA - Sebuah maskapai penerbangan milik Kuba jatuh di wilayah timur Kota Santiago de Cuba, Kamis 4 November malam waktu setempat. Sebanyak 68 penumpang dikhawatirkan tewas dalam insiden ini.
Menurut laporan televisi Kuba di antara 68 penumpang yang tewas, 28 di antaranya adalah warga asing. Pihak berwenang sendiri belum menerima belum bisa memastikan apakah ada penumpang yang selamat dalam kecelakaan ini. Demikian diberitakan Associated Press, Jumat (5/11/2010).
Pesawat AeroCaribbean jatuh di Desa Guasimal, Provinsi Spiritus. Pesawat itu membawa 61 penumpang dan tujuh orang awak pesawat. Masih belum kewarganegaraan 28 penumpang asing yang diperkirakan turut menjadi korban dalam kecelakaan nahas ini.
Keluarga dari para penumpang hingga saat ini masih berkumpul di Bandara Havana, Kuba. Mereka diisolasi dari penumpang lain dan jurnalis yang sedang mencari keterangan akibat kecelakaan.
Belum ada kepastian mengenai penyebab kecelakaan ini, pihak penyelidik sendiri mengaku masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan.
Pesawat ini merupakan penerbangan terakhir yang meninggalkan Santiago de Cuba dengan tujuan Havana, ditengah badai tropis Tomas yang segera menerjang Kuba.
Media di Kuba sebelumnya menyatakan, jika layanan penerbangan dan kereta api ke Santiago dihentikan sampai badai itu reda.
(Fajar Nugraha)