TERNATE- Pihak Kesultanan Ternate akhirnya mencopot mahkota yang dipasang di kepala Sultan Jailolo Abdullah Harijanto Sjah karena dinilai sudah tidak mengikuti garis Adat se Atorang.
Abdullah pun sudah tidak lagi berhak menyandang status Sultan sejak akhir pekan lalu. Pencopotan ini didasarkan pada surat mandat Kesultanan Ternate yang dikeluarkan Sri Sultan Mudaffar Sjah pada Sabtu (20/11/2010) lalu.
Sebagai penggantinya ditunjuk Kapita Lao (sebutan Perdana Menteri) Kesultanan Jailolo, Ilham Dano Tokan sebagai pelaksana tugas-tugas kesultanan.
Tidak disebutkan pasti pemecatan Abdullah ini, namun dari bocoran informasi yang diterima, Abdullah disebut-sebut banyak melakukan penyelewengan dan tidak mengikuti Idin (fatwa) kesultanan Ternate.
Abdullah sendiri baru dikukuhkan sebagai Kolano Kesultanan Jailolo pada 2003 silam setelah sekian lama Jasirah Barat Halmahera itu tidak memiliki pemimpin semenjak Sultan Banau ditangkap lalu digantung Belanda pada masa perjuangan kemerdekaan lalu.
Pengukuhan Abdullah sendiri berlangsung di Kedaton Sultan Ternate oleh Mudaffar Sjah dan sempat memancing kontraversi seputar garis keturunannya saat itu.
(Muhammad Saifullah )