JOMBANG - Kesibukan terlihat di sekitar makam KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), di Pondok Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang, Jawa Timur.
Sejak pagi tadi tiga orang pekerja membenahi pendopo memasang talang alias penampung air. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir gerusan air agar tidak jatuh ke makam mantan Presiden RI itu.
Menurut Zainuri, Kepala Sarana dan Prasaran Ponpes Tebuireng, talang yang dipasang di pendopo makam Gus Dur sepanjang 0,5 meter.
"Untuk talang itu tersebut kita pasang dengan ukuran masing-masing dua meter," kata Zainuri, Sabtu (19/2/2011).
Talang tersebut dipasang di bagian Utara dan Timur pendopo makam Gus Dur. Talang dengan berbentuk huruf U itu dipasang menempel di bawah genteng.
Sementara di dalam pendopo nampak puluhan peziarah yang sedang berdoa. Sempat beredar sejak amblesnya makam Gus Dur diprediksi pengunjung akan membludak.
"Sejak pagi pengunjung relatif sepi. Meski ada jumlahnya tidak sampai ratusan," tambah Zainuri.
Seperti diberitakan sebelumnya, makam Gus Dur ambles. Anehnya, jasad cucu pendiri NU itu dikabarkan masih utuh. Bahkan, kain kafan yang melekat masih terlihat putih bersih.
(Lamtiur Kristin Natalia Malau)