TULUNGAGUNG- Sesosok bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di dalam gardu pos sistim keamanan lingkungan (Pos Kamling) pinggir jalan raya Desa Sumberejowetan, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung.
Bayi yang diperkirakan masih berusia sehari itu terbungkus tas rangsel warna coklat. Oleh Luwes (60) warga setempat yang pertama kali menemukan, langsung dilaporkan ke perangkat desa."Kemudian dibawa ke puskesmas termasuk melaporkan penemuan tersebut kepada kami, "ujar Kapolsek Ngunut Ajun Komisaris Polisi Abdul Syukur kepada wartawan Rabu (25/5/2011).
Secara umum, kondisi bayi yang diduga terlahir secara premature itu cukup sehat. Beratnya 2 kilogram, dengan panjang 40 cm. Tali pusarnya masih nampak segar seperti belum lama diputuskan.
Selain tas ransel, satu-satunya barang yang menemaninya hanyalah kain berwana oranye yang membungkus tubuhnya yang mungil. Kepada petugas, Luwes yang berprofesi sebagai tukang becak awalnya mengaku mendengar suara tangisan. Setelah mencari kesana kemari, dia baru tahu jika asal suara itu berada di pos kamling pinggir jalan.
Menurut Abdul Syukur, diduga bayi yang berumur sehari itu merupakan hasil hubungan gelap. Jika tidak, tentu orang tuanya tidak akan membuangnya ke pinggir jalan.
"Saat ini kita masih selidiki kasusnya. Termasuk mencari tahu perempuan hamil dan melahirkan belum lama ini," terangnya.
Kepala Puskesmas Ngunut Kasil Rohmad mengatakan akan merawat bayi bernasib malang itu di puskesmas. Kondisinya yang sehat lucu membuat tidak sedikit warga yang ingin mengabdosinya sebagai anak.
"Sementara waktu kita rawat di sini sampai menemukan calon orang tua yang benar-benar cocok, "ujar Rohmad.
(Stefanus Yugo Hindarto)