JAKARTA – Pensil sebagai alat tulis penentu dalam setiap ujian yang menggunakan Lembar Jawaban Komputer (LJK). Berbagai ketentuan ditetapkan agar hasil arsiran dapat terbaca oleh scanner.
Kesalahan dalam memilih pensil dapat memberikan kerugian bagi dirimu sendiri. Pensil yang mudah patah misalnya dapat membuang waktu ketika mengerjakan ujian karena harus meraut pensil tersebut berulang-ulang.
Beragam jenis pensil 2B yang beredar di masyarakat dapat mempermudah masyarakat dalam menentukan pilihan. Tapi, terdapat beberapa hal lain yang perlu kamu perhatikan saat memilih pensil ujian yang menggunakan LJK.
Pilihlah pensil 2B yang tidak mudah patah. Indikasi ini dapat dilihat melalui, diameter isi pensil (leads) berukuran 2,8 mm, pori-pori kayu pensil tersebut padat, dan isi pensil berada tepat di tengah.
Pemilihan pensil yang tidak mudah patah bertujuan agar waktu untuk berkonsenterasi dalam mengerjakan soal tidak perlu terbagi. Selain itu diameter leads yang besar juga dapat membantu kamu mengarsir lingkaran dengan lebih cepat.
General Writing Manager Faber Castell, Christian mengemukakan template dapat membantu menghemat waktu peserta dalam melingkari jawaban meski hal itu bersifat subyektif.
“Menggunakan alat bantu template (alat tipis seperti penggaris yang berisi lingkaran sesuai dengan ukuran lingkaran dalam LJK) dapat membantu mempercepat proses mengarsir jawaban,” ujarnya saat berbincang dengan okezone, Kamis (9/6/2011).
Pensil harus memiliki leads yang hitam dan mengkilat. Isi pensil yang terbuat dari campuran granit, tanah liat, dan air ini menjadi penentu apakah arsiranmu terbaca oleh scanner. Semakin hitam dan mengkilat isi pensil maka kemungkinan arsiran tersebut tidak terbaca sangat kecil.
Hindari penggunaan pensil mekanik. Meski pensil mekanik terdengar lebih menggiurkan karena praktis, namun ujung pensil yang terlalu runcing dapat merusak LJK.
“Kami sering mengimbau agar menggunakan pensil kayu bukannya pensil mekanik saat mengisi LJK karena ujung pensil mekanik terlalu tajam. Tapi, kalau ada yang tetap membandel ya apa boleh buat?” saran pria berkacamata ini.
Pensil memang merupakan alat tulis penting dalam ujian yang menggunakan LJK. Namun terdapat alat tulis pendukung lainnya seperti penghapus yang tidak kalah penting. Penghapus ideal adalah bersih dalam sekali hapus dan tidak merusak LJK.
Bersih dalam pemilihan penghapus ini juga berarti debu yang dihasilkan saat menghapus. “Sisa-sisa debu penghapus yang masih tertinggal di LJK, ketika berbagai LJK ditumpuk dapat mengakibatkan arsiran terhapus dan tidak terbaca oleh scanner,” kata Christian.
Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) memang telah berakhir, namun masih ada jalur mandiri yang menggunakan LJK dalam ujian, maupun ujian masuk perguruan tinggi swasta (PTS). Maka, persiapkan diri kamu dengan lebih baik, secara materi pelajaran maupun kelengkapan alat tulis.
Jangan sampai hal sepele ini menghambatmu untuk meraih perguruan tinggi negeri (PTN).
(Rani Hardjanti)