BANDA ACEH- Minat warga Aceh untuk menunaikan ibadah haji cukup tinggi, setidaknya terlihat dari jumlah daftar tunggu haji (waiting list) di povinsi itu yang sudah mencapai 41.215 orang.
Berpatokan pada kuota tahun lalu yakni sebanyak 3.559 warga, maka yang sudah terdaftar selama tahun ini itu diperkirakan baru bisa terbang ke Tanah Suci 11 tahun mendatang.
“Dengan waiting list sebanyak itu diperkirakan baru akan habis 11 tahun lagi,” kata Gubernur Aceh Irwandi Yusuf.
Diperkirakan daftar tunggu itu akan terus bertambah seiring dengan membaiknya perekonomian dan bertambahnya minat warga Aceh untuk menunaikan Rukun Islam ke-5 itu.
Irwandi berharap Kementerian Agama bisa menambah kuota haji di Aceh menjadi 5.000. Dengan demikian warga yang sudah mendaftar tidak terlalu lama menunggu apalagi banyak di antara yang terdaftar itu sudah berusia lanjut.
Sementara itu Menteri Agama Suryadharma Ali berjanji akan memberi kuota lebih lagi kepada Aceh jika Indonesia diberi tambahan kuota dari Pemerintah Arab Saudi.
Hingga kini kuota haji Indonesia dinilai masih kecil yakni sekira 211 ribu jamaah, di antaranya yakni sebanyak 194 ribu merupakan haji regular dan 17 ribu haji plus. “Ini masih belum sebanding dengan satu per 1.000 dari jumlah penduduk Indonesia,” ucap Suryadharma.
Menurutnya, Pemerintah Indonesia sudah meminta penambahan kuota haji 26 ribu lagi namun belum mendapat respons dari Pemerintah Kerajaan Arab Saudi.
“Kita sekarang terus merengek sama Pemerintah Arab Saudi agar diberi tambahan kuota,” ujarnya.
(Dian AF)