KPK Tak Hadiri Rakornas Demokrat karena Miskomunikasi

Misbahol Munir, Jurnalis
Senin 25 Juli 2011 06:04 WIB
Ilustrasi
Share :

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak menghadiri undangan Rapat Kordinasi Nasional (Rakornas) Partai Demokrat yang diselenggarakan pada 23-24 Juli di Sentul International Convention Center (SICC) Bogor, Jawa Barat.

Menurut Ketua Steering Committee Rakornas Jhoni Allen Marbun, batalnya KPK untuk mengisi materi di Rakornas disebabkan adanya miskomunikasi antara Panitia dengan pihak KPK.

"KPK tidak hadir karena miskomunikasi antara panitia dan KPK," ujar Jhoni kepada wartawan usai Rakornas, di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat, Minggu (24/7/2011) malam.
 
Sebagaimana diketahui sebelumnya, KPK turut diundang pada rakornas Demokrat. Diundangnya KPK karena pemberantasan korupsi menjadi komitmen dasar pemerintah dan Partai Demokrat, termasuk memberikan peta jalan bagaimana perbaikan-perbaikan internal yang harus dilakukan partai.

Undangan tersebut bahkan disampikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dalam jumpa pers, Sabtu 23 Juli 2011 lalu.

Sementara itu, Juru Bicara Komisi Pembetantasan Korupsi (KPK) Johan Budi mengaku tidak tahu ada undangan untuk menghadiri acara Rakornas PD hari ini. "Enggak diundang, belum dengar," ungkapnya saat dikonfirmasi okezone terpisah.

Menurut Johan, undangan dari parpol biasanya hanya sebatas sosialisasi seputar pemberantasan korupsi dan tugas serta peran KPK. "Kalau dulu pernah diundang oleh Golkar dan PDIP, tapi itu sebatas sosialisasi," paparnya.

Kendati demikian, Johan meminta, terkait undangan rakornas ini dikonfirmasi ke pimpinan KPK lainnya. Pasalnya, dia mengaku saat ini tengah cuti. "Coba tanya aja ke Pak Jasin," saran Johan. Sayangnya, saat hendak dikonfirmasi, Jasin tak kunjung mengangkat telepon genggamnya, begitupun pimpinan KPK lainnya. (put)

(Hariyanto Kurniawan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya