JAKARTA - Menteri Hukum dan HAM Patrialis Akbar sempat mengatakan telah mengetahui posisi Muhammad Nazaruddin dan akan segera dilakukan penjemputan. Belakangan, Patrialis membantah mengetahui keberadaan bekas bendahara Demokrat itu.
Kini, Patrialis menolak berkomentar soal posisi maupun perkembangan pengejaran terhadap tersangka kasus dugaan suap Wisma Atlet SEA Games, di Palembang ini.
"Belum tahu, belum tahu," katanya di Kantor Kemenkum HAM, Jakarta, Selasa (2/8/2011). "Kita monitor tapi enggak tahu," timpalnya bernada pesimistis.
Usai mengikuti rapat terbatas di Kantor Presiden, wartawan kembali mencecar Patrialis dengan pertanyaan senada. "Saya no comment-lah ya. Mengenai Nazaruddin kita lihat saja hasilnya kalau sudah ada," ujar dia.
Didesak soal pernyataannya bahwa posisi Nazaruddin sudah diketahui, Patrialis tetap bergeming. "Ya, pokoknya no comment dah. Hasilnya seperti yang sudah kita saksikan. Tanya Kapolri saja," ungkapnya.
(Dede Suryana)