Djan Faridz: Jakarta Kotor Karena Kegagalan Foke

, Jurnalis
Selasa 09 Agustus 2011 08:07 WIB
Share :

JAKARTA - Meski menerima spanduk ucapan sambutan bulan Ramadan dibersihkan, namun Djan Faridz menduga kebijakan pembersihan spanduk yang dikeluarkan Gubernur DKI Fauzi Bowo hanya mengendepankan alasan politis.

"Sebenarnya sangat disayangkan kalau kebijakan gubernur ini dilandasi alasan politis. Kalau ucapan-ucapan selamat puasa itu tiap tahun kan ada, mengapa pas sudah terpasan baru diatur? Harusnya sudah bisa diperkirakan dan dibicarakan dengan organisasi-organisasi itu sebelumnya," tegas anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Djan Faridz kepada okezone, Senin (8/8/2011) malam.

Dia tersinggung dengan alasan Foke yang menyebut spanduk bulan Ramadan yang banyak terpasang di jalan Ibu Kota telah mengotori keindahan Jakarta. "Jakarta kotor bukan karena spanduk tapi karena sampah yang pengelolaannya masih berserakan," ujar Djan Faridz yang juga mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI.

Menurut dia, Foke harusnya mengoptimalkan pembenahan tata kota secara menyeluruh bukan bereaksi atas munculnya beragam spanduk. "Tata kota yang berantakan harus diatasi dengan kebijakan yang benar, bukan dengan pembongkaran spanduk. Apalagi kalau yang dibongkar adalah spanduk layanan masyarakat," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, spanduk ucapan menyambut bulan Ramadan tampak menghiasi kota Jakarta. Spanduk itu didominasi partai politik, perorangan termasuk calon Gubernur DKI seperti Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Nachrowi Ramli, Ketua PWNU DKI Jakarta Djan Faridz, Wakil Ketua DPRD Triwisaksana, Wakil Ketua Komisi III DPR Aziz Syamsuddin, dan Ketua Partai Golkar DKI Jakarta Prya Ramadhani.

(Ferdinan)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya