NEW DELHI - Polisi India tangkap aktivis anti-korupsi ternama di negara tersebut. Penangkapan ini berlangsung menjelang aksi mogok makan hingga tewas yang akan dilakukannya.
Anna Hazare yang selama ini dikenal sebagai aktivis garis keras penentang anti-korupsi India, hendak melakukan aksi mogok makan dengan kostum yang biasa kenakan yakni kemeja putih serta kacamata. Selama ini Hazare selalu berusaha untuk mengikuti langkah Mahatma Gandhi dalam aksi protesnya.
Dia pun ditangkap tepat saat keluar dari rumahnya di New Delhi oleh polisi India yang berpakaian sipil. Selain Hazare, sekira 1.200 pengikutnya juga turut ditangkap oleh pihak kepolisian. Tidak lama setelah penangkapannya, pengikut Hazare mengatakan aktivis berusia 74 tahun tersebut sudah memulai aksi mogok makan.
Pengagum Mahatma Gandhi ini pun sempat membuat rekaman suara sesaat sebelum ditangkap. "Perjuangan untuk kemerdekaan sudah dimulai saat ini adalah perang untuk perubahan. Protes tidak boleh berhenti," ucap Hazare dalam pesan yang dikutip CNTV, Rabu (17/8/2011).
Penangkapan terhadap Hazare ini membuat sebagian besar warga India terkejut dan tentunya bagi Pemerintah India yang dipimpin oleh Perdana Menteri Manmohan Singh. PM yang berasal dari Partai Kongres ini, memang diterpa badai tuduhan korupsi yang dialami oleh beberapa pejabat yang ia tunjuk.
Selain itu penangkapan dilakukan tepat disaat Pemimpin Partai Kongres Sonia Gandhi berada di Amerika Serikat (AS) untuk menjalani perawatan.
Menteri Dalam Negeri India Palaniappan Chidambaram mengatakan, Hazare dan enam pimpinan protes lainnya saat ini berada dalam tahanan guna memastikan mereka tidak melakukan ancaman mogok makan hingga tewas yang diumumkan sebelumnya.
"Protes memang dibolehkan, tetapi harus dilakukan atas dasar yang masuk akal," ucap Chidambaram.
Hazare selama memang menjadi batu sandungan bagi Partai Kongres yang ingin berkuasa kembali pada periode kedua pemerintahannya. Tetapi, dibawah PM Singh justru skandal korupsi merebak dan membuat rakyat India makin menderita.
Satu lagi hal yang dianggap mengganggu oleh rakyat adalah cara pemerintah yang dianggap gagal menangani krisis ekonomi saat ini. Dimana inflasi dikabarkan terus meningkat.
(Fajar Nugraha)