Gunung Tambora Masih Siaga, Warga Inisiatif Mengungsi

Agus Salim, Jurnalis
Selasa 13 September 2011 09:44 WIB
Ilustrasi (Dok: Sun TV)
Share :

BIMA - Aktivitas Gunung Tambora di Kabupaten Dompu dan Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), hingga hari ini masih fluktuatif.

Kepala Pos Pemantau Gunung Api Aktif Tambora Abdul Haris, mengatakan sejak dini hari hingga pagi, pukul 00.00 Wita hingga pukul 06.00 Wita, terjadi 20 kali gempa vulkanik bravo dan gempa tektonik lokal di kawah Gunung Tambora. Meski demikian, intensitas gempa berkurang dibanding hari-hari sebelumnya.

“Status belum diturunkan, masih Siaga, radius aman tiga kilometer. Warga diminta tidak beraktivitas di zona bahaya,” ujar Abdul Haris, Selasa (13/9/2011).

Sementara itu warga yang mendiami Dusun Dam Kaspiahu, Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, sudah beberapa hari terakhir meninggalkan rumah mereka.

Lokasi ini berada di luar zona bahaya, namun daerah yang mereka diami merupakan aliran lava panas gunung.

Syaiful, warga Dusun Dam Kasipahu, mengungkapkan sekira 200 perempuan dan anak-anak sudah meninggalkan dusun.

Sebagian besar warga Dusun Dam Kasipahu sebenarnya pendatang dari kecamatan lain di Dompu dan Bima. Mereka datang ke kaki Gunung Tambora memanfaatkan lahan untuk berkebun. Mayoritas warga berkebun Jambu Mete.

“Perempuan dan anak-anak yang mengungsi. Mereka sementara ini kembali ke rumah masing-masing di Dompu dan Bima. Kalau kami laki-laki menjaga rumah di sini,” ungkap Syaiful seraya menambahkan barang berharga termasuk hewan ternak juga dibawa mengungsi.

Warga berinisiatif menyewa kendaraan bak terbuka untuk membawa barang-barang keluar dari Dam Kasipahu.

(Anton Suhartono)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya