SDA: Makanan Jadi Masalah Jamaah Haji

Catur Nugroho Saputra, Jurnalis
Kamis 06 Oktober 2011 03:03 WIB
Share :

JAKARTA - Permasalahan jemaah haji Indonesia yang sangat mengkhawatirkan saat berada di Tanah Suci berupa ketersediaan makanan, untuk itu Kementrian Agama (Kemenag) selaku penyelenggara akan menyediakan makanan dengan sistem prasmanan.
 
Hal ini disampaikan Menteri Agama, Surya Dharma Ali saat ditemui usai mengikuti acara HUT TNI ke 66, di Mabes TNI Cilandak, Jakarta Timur, Rabu (5/10/2011).
 
"Kalo pake makanan boks resiko makanan basi lebih tinggi dari pada prasmanan,"ujarnya.
 
Menurut SDA penyediaan makanan di Tanah Suci dengan menggunakan dua cara, memakai nasi boks yang diantarkan ke tenda-tenda, serta prasmanan dengan menggunakan antrian.
 
"Kalau nasi box tidak perlu antian, namun makanan cepat basi, sedangkan prasmanan adanya antrian panjang, namun makanan fresh dan jamaah bisa memilih makanan yang disukainya,"tuturnya.
 
Mengenai kelebihan makanan prasmanan bagi jemaah haji, SDA menambahkan makanan prasmanan tidak beresiko sakit perut. "Karena kalo sakit perut nanti mengganggu ibadah,"tegasnya.
 
Penggunaan catering sendiri, lanjut SDA dikarenakan tiga faktor, pertama cepatnya ketersedian makanan, kesehatan makanan dan ketersedian gizi yang cukup.
 
"Kami berharap ketersedian makanan dan kesehatannya itu sesuai dengan harapan,"tambahnya.

(Taufik Hidayat)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya