Janda Yasser Arafat Dituduh Korupsi

Fajar Nugraha, Jurnalis
Rabu 02 November 2011 14:44 WIB
Suha Arafat (Foto: Al Arabiya)
Share :

TEPI BARAT - Suha Arafat dituduh terlibat korupsi oleh Pemerintah Tunisia. Janda dari mantan pemimpin Palestina Yasser Arafat ini, dianggap terlibat korupsi dengan keluarga mantan penguasa Tunisia, Zine Al-Abidine Ben Ali.


"Tunisia mengeluarkan perintah penangkapan terhadap nyonya Arafat, sebagai bagian dari kasus korupsi keuangan bersama dengan Istri dari mantan Presiden Tunisia Ben Ali," ucap juru bicara Kementerian Kehakiman Tunisia, Shokri Nafti, seperti dikutip Al Arabiya, Rabu (2/11/2011).

Suha Arafat pun menepis segala tuduhan tersebut. Dirinya pun siap untuk menghadapi segala tuduhan yang diarahkan demi membuktikan bahwa dia tidak bersalah.

"Tuduhan tersebut hanyalah bentuk upaya untuk merusak warisan dari Yasser Arafat. Jika Abu Ammar (Arafat) masih hidup, tentunya dia akan meminta saya untuk mengabaikan tuduhan tersebut," jelas Suha Arafat kepada Al Arabiya.

Menurutnya, kondisi dapat dimanfaatkan oleh media massa di Israel dan lebih memfokuskan kasus ini kepada nama Yasser Arafat dibandingkan namanya sendiri. "Ini jelas hanyalah bentuk merusak reputasi Arafat," tegasnya.

Suha pun merasa kecewa bahwa tuduhan tersebut dikeluarkan disaat peringatan tujuh tahun martir wafatnya Yasser Arafat. "Tuduhan ini juga dilayangkan di saat Palestina sudah mendapatkan pengakuan dari lembaga budaya dan pendidikan PBB (UNESCO)," jelasnya.

Ditanya mengapa dirinya tinggal di Malta, Suha Arafat mengaku dirinya "ditendang" dari rumahnya di Tunisia. Keluarga Arafat memang memiliki hubungan erat dengan Tunisia, saat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) dilarang.

PLO sendiri membangun markas mereka di Tunis pada 1980 hingga 1990an. Setelah Arafat meninggal, Suha Arafat sebagai jandanya mendapatkan paspor Tunisia dan kerap tampil bersama dengan Istri mantan Presiden Zine Al-Abidine Ben Ali, Trabelsi.

Sementara dakwaannya ini termasuk korupsi yang menyangkut pembangunan Carthage International School, dimana Trabelsi terlibat langsung di dalamnya. 

Suha sendiri menilai, hubungannya dengan Trabelsi sudah memburuk sejak 2007 dan dirinya memiliki bukti dokumen bahwa sahamnya di sekolah itu sudah dijualnya kepada Asma Mahjoub, yang tidak lain adalah keponakan dari Trabelsi. 

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya