Perempuan Jadi Target Produsen Rokok

Adi Wicaksono, Jurnalis
Senin 14 November 2011 12:35 WIB
Ilustrasi (Foto: daylife)
Share :

JAKARTA - Tingginya angka perokok di Indonesia salah satunya dikarenakan iklan rokok yang bebas ditayangkan tanpa ada batasan dari pemerintah.
 
Menurut sosiolg Imam Prasodjo, berkaca dari kebijakan yang sudah diberlakukan di sebagian besar negara-negara di dunia, iklan rokok seharusnya dibatasi. Lalu pada bungkus produk harus ada ruang gambar yang besar tentang bahaya rokok.
 
Namun realitanya di Indonesia, tidak ada batasan iklan rokok yang dapat diakses oleh masyarakat dari segala usia, termasuk anak kecil, remaja, dan orang dewasa.
 
“Iklan rokok di Indonesia sudah membabi buta, siapa saja bisa mendapatkan informasi yang menggiurkan tentang rokok,” kata Imam pada acara peluncuran kawasan tanpa rokok di Gedung Dkawah PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2011).
 
Terlebih lagi, sambungnya, industri rokok di Indonesia sudah mengincar perempuan sebagai target pasar. Hal ini bisa dilihat dari produk rokok yang sudah dibuat semakin dekat dengan perempuan. Misalnya produk rokok “Avolution” yang dibuat ramping seperti lipstick.
 
“Bukan tidak mungkin berapa tahun ke depan wanita akan dengan bangganya merokok seperti pria,” tuturnya.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya