ROMA - Beredarnya foto ciuman para kepala negara dunia, menimbulkan kontroversi. Tetapi pihak Benetton yang mengeluarkan iklan ini mengaku mereka hanya ingin mengampanyekan perdamaian.
Menurut pihak perusahaan pakaian Benetton, foto-foto ciuman antara para petinggi negara itu bukan hanya mengampanyekan perdamaian, tetapi juga untuk menghilangkan unsur permusuhan.
Foto-foto yang dibuat Benetton merupakan foto ciuman antar petinggi negara yang merupakan rival, seperti halnya Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas.
Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama dan Presiden China Hu Jintao serta Venezuela Hugo Chavez juga turut menjadi korban iklan ini. Namun, Benetton menegaskan, foto ini merupakan kampanye anti kebencian.
"Dalam momen yang penuh kegelapan, yang diwarnai oleh krisis finansial, pergolakan politik di Afrika Utara, Athena, dan lainnya, dengan adanya kampanye ini setidaknya dunia akan mendapatkan energi positif," ujar Deputi Ketua Benetton Group Alessandro Benetton seperti dikutip Daily Mail, Kamis (17/11/2011).
Tak pelak kecaman meluncur desar kepada Benetton. Salah satu pihak yang mengecam keras adalah Vatikan.
Vatikan bahkan menganggap tindakan Benetton tidak dapat dibenarkan dan akan mendapatkan sanksi hukum yang berat.
(Rani Hardjanti)