JAKARTA - Sebanyak 700 tentara Kodam V Jayakarta akan dilatih menjadi guru matematika pada siswa kelas 1 hingga 6 sekolah dasar (SD).
Ketua Umum ETF G Sulistiyanto mengatakan, kinerja anggota TNI tidak hanya menjadi garda terdepan dalam pengamanan wilayah negara, namun juga menjadi ujung tombak dalam bidang pendidikan. Banyak juga yang tidak tahu bahwa mereka kerap menjalankan peran sebagai guru di wilayah perbatasan atau terpencil.
“Meski tidak memiliki kualifikasi sebagai pendidik, potensi dan komitmen mereka sangat luar biasa. Kami mempercayai dengan membekali mereka melalui pelatihan ini, para anggota TNI akan semakin berdaya guna bagi diri, keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ungkapnya di Jakarta, Rabu (4/1/2012).
Pendiri Surya Institute, Yohannes Surya menjelaskan para prajurit akan diasah kemahirannya dalam bidang Matematika. Kemampuan berkomunikasi untuk mengajar dan melakukan pendekatan kepada anak-anak akan dilakukan dengan metode GASING (Gampang Asik Menyenangkan).
Katanya, pertama kali di dunia ada tentara dalam jumlah besar mau belajar dan mengajar Matematika. “Ini unik dan pantas mendapat rekor dunia. Bekerja sama dengan tentara sangat efektif karena memiliki disiplin tinggi,” imbuhnya.
Pangdam Jaya Mayjen TNI Waris mengapresiasi komitmen kerjasama yang terus memperkuat dan memperluas bentuk kerja sama yang telah dirintis sebelumnya. Apalagi kini juga menjangkau pengembangan bidang pengajaran sains yang sangat mendukung fungsi sosial kami di masyarakat.
Katanya, sinergi ETF dengan Kodam Jaya adalah implementasi dari MoU antara kedua lembaga yang sebelumnya telah berjalan melalui program Beasiswa S1 Khusus Putra-Putri Keluarga Besar Kodam Jaya pada Desember 2011.
(Muhammad Saifullah )