Wimar Witoelar: Partai SRI Sengaja Dijegal

Iman Herdiana, Jurnalis
Sabtu 07 Januari 2012 17:00 WIB
Sri Mulyani (Foto: daylife)
Share :

BANDUNG - Tokoh partai Serikat Rakyat Independen (SRI) Wimar Witoelar menyebutkan, gagalnya Partai SRI dalam verifikasi di Kementrerian Hukum dan HAM (Kemenhum HAM) karena dijegal kepentingan tertentu.

Mantan juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid itu menjelaskan, kegagalan bukan semata-mata karena masalah badan hukum sebagaimana yang dipermasalahkan Kemenhum HAM.

"Bagaimana bisa gagal? Padahal pendukungnya banyak. SRI gagal verifikasi karena jadi partai yang paling dijegal," ungkap Wimar, dalam Bincang-bincang Politik Bersama Wimar Witoelar di Gedung Indonesia Menggugat (GIM) Bandung, Sabtu (7/1/2011).

"Sebenarnya SRI sudah lolos tapi tidak diloloskan. Kita sudah mensosialisasikan SRI hingga ke daerah dan berhasil," tambahnya.

Wimar mengklaim, tidak lolosanya Partai SRI bukan karena minim dukungan. Ada masalah lain yang mengganjal Partai SRI bukan semata-mata karena terganjal keabsahan badan hukum partai.

Lanjutnya, Partai SRI memiliki perwakilan di 33 provinsi, di 400 kabupaten/kota dan tersebar di 4.000 lebih kecamatan di Indonesia.
 
"Tetapi SRI tidak akan mengugat. Paling orang akan ngomong kalau sudah gagal ya gagal aja," ujarnya.

Hanya saja, meski gagal lolos verifikasi partai di Kemenhum HAM, Wimar yakin Partai SRI bisa ikut pemilu 2014 mendatang dan tetap mengusung Sri Mulyani sebagai calon presiden.

"Kita masih punya pendukung di 33 provinsi yang hingga kini masih utuh. Kita sudah punya rencana bahwa SRI akan kembali dengan logo SRI sekarang hingga Pemilu 2014 kita sudah siap maju," ungkapnya.
 
Wimar juga yakin bahwa Sri Mulyani tidak bersalah dalam menangani Bank Century. "Saya yakin Sri Mulyani benar. PPATK, BPK, KPK juga dukung dia. Saya yakin Sri bersih, menang atau kalah," tegasnya.

Wimar menambahkan, bincang-bincang tersebut merupakan bentuk keseriusan kelanjutan Partai SRI setelah terhenti dalam verifikasi. "Ini yang pertama kali kita bicara SRI di Bandung setelah tidak lolos verifikasi," tegasnya.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya