Pramono: Ada Rekaman Permintaan Banggar!

Ferdinan, Jurnalis
Rabu 18 Januari 2012 13:04 WIB
Pramono Anung (Foto: Heru/Okezone)
Share :

JAKARTA - Klaim pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR bahwa mereka tidak meminta spesifikasi tertentu sebagai pelengkap ruang rapat baru, disanggah pimpinan DPR.

Wakil Ketua DPR Pramono Anung menyebut usulan renovasi ruangan memang datang dari Banggar. Berdasarkan keterangan Sekjen DPR Nining Indra Saleh, surat permintaan renovasi ruangan dari pimpinan Banggar dikirim dua kali pada bulan Juli dan Agustus 2011.

Sekjen DPR juga menyertakan rekaman pembicaraan saat pimpinan Banggar bertemu konsultan proyek untuk membahas spesifikasi perlengkapan dan peralatan pendukung.

"Memang dalam transkip rekaman, kan smua di DPR terekam. Dalam transkip memang ada hal (permintaan spesifikasi tertentu) seperti itu. Itu makanya badan kehormatan BK diberi kewenangan sepenuhnya melakukan penelusuran," kata Pramono di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (18/1/2012).

Mengenai usulan renovasi tersebut, pimpinan DPR mengakui menyetujuinya. Namun pengerjaan proyek yang nilainya membengkak mencapai Rp20 miliar dianggap terlalu berlebihan.

"Menjadi tidak wajar ketika akhirnya kualitas dan persoalan kursi yang terlalu mahal yang kemudian membuat publik marah," sebutnya.

Karena itu, Pramono menyerahkan proses pemeriksaan kepada Badan Kehormatan (BK) DPR. "Pimpinan DPR memberi kewenangan sepenuhnya kepada BK dan tanpa berkeinginan melakukan intervensi atau campur tangan, untuk mengetahui bagaimana persoalan ini sebenarnya," kata dia.

(Dede Suryana)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya