Terbang ke AS, Tim Peninjau Pesawat RI-1 Habiskan Rp10 Miliar

Susi Fatimah, Jurnalis
Jum'at 10 Februari 2012 11:57 WIB
Pesawat Kepresidenan (Foto: Repro Susi/Okezone)
Share :

JAKARTA - Pemerintah memutuskan membeli Pesawat Khusus Kepresidenanseharga USD91,2 juta atau sekira Rp910 miliar. Dalam rincian harga pembelian tersebut terdapat biaya administrasi sebesar USD1,1 juta atau sekira Rp10 miliar.

Kepala Biro Tata Usaha dan Humas Kementerian Sekretariat Negara Sugiri mengatakan, uang tersebut digunakan untuk membiayai tim peninjau pesawat tersebut ke Seattle, Washington, Amerika Serikat, tempat dimana Boeing 737-800 Business Jet 2 diproduksi.

"Untuk perjalanan tim ke sana (Amerika), untuk honor, serah terima tim
dengan pihak Boeing," ujar Sugiri kepada okezone, Jumat (10/2/2012).

Namun, Sugiri enggan berkomentar saat ditanya anggaran tersebut
terbilang besar. "Saya baru selesai olahraga ini," katanya.

Seperti diketahui, pembayaran tahap awal untuk Green Aircraft (pesawat
kosong tanpa interior dan sistem keamanan) sudah dilakukan pemerintah kepada pihak Boeing pada tahun 2010 sebesar USD11,7 juta, tahap kedua sebesar USD10,2 juta di tahun 2011, dan pembayaran tahap tiga pada Januari 2012 sebesar USD36,6 juta.

Sementara untuk biaya interior pesawat (cabin interior) juga sudah
dibayar sebanyak USD17 juta dan pada 2013 dilunasi lagi sebesar USD9,9 juta. Untuk pembayaran sistem keamanan. Pembayaran kepada pihak Boeing baru akan dilakukan pada 2013 sebesar USD 4,5 juta. (sus)

(Ahmad Dani)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya