BANDA ACEH - Setelah aksi penembakan terhadap dua orang diduga pelaku teror, Aparat Polresta dibantu Brimob bersenjata lengkap menggelar razia di jalan Sukarno-Hatta, Banda Aceh. Polisi mencari senjata, bahan peledak, amunisa, narkoba serta barang-barang ilegal lainnya.
Pantauan okezone di lokasi razia yang berada di depan Kantor Majelis Permusyawaratan Ulama Aceh tersebut, petugas memberhentikan sejumlah kendaraan yang melintas.
Polisi menggeledah isi mobil dan barang-barang yang mencurigakan, sambil memeriksa kelengkapan surat-surat berkendaraan.
"Ini razia cipta kondisi menjelang Pemilukada," kata Kepala Bagian Operasi Polresta Banda Aceh, Kompol Sulaiman Yusuf, Sabtu (24/3/2012) malam.
Saat ditanya apakah razia ini dilakukan terkait aksi penggerebekan dan penembakan dua orang diduga pelaku teror di Limpok, Darussalam, Banda Aceh sore tadi, Sulaiman enggan berkomentar.
"Dalam rangka penegakan Kamtibmas, ini selalu kita gelar," ujarnya.
Selain mempersempit ruang gerak pelaku kekerasan, sasaran razia ini untuk mencari senjata, amunisi, bahan peledak serta narkoba.
Namun dalam razia malam ini, Polisi tidak menemukan barang-barang melanggar hukum, kecuali menilang beberapa pengendara bermotor yang tidak menggunakan helm dan tak bisa menunjukkan kelengkapan surat-surat.
Sulaiman menyebutkan, pihaknya terus menggelar razia di berbagai titik hingga selesainya Pemilukada Aceh. "Dalam beberapa razia kita memang menemukan pedang, senjata tajam bahkan narkoba," tukasnya.(kyw)
(Ahmad Dani)