AS Dukung Peningkatan Keamanan Pelabuhan Indonesia

Fajar Nugraha, Jurnalis
Jum'at 27 April 2012 16:52 WIB
Angkatan Laut AS (Foto: US Navy)
Share :

JAKARTA - Kedutaan Besar AS dengan Kementerian Perhubungan bekerja sama untuk meningkatkan keamanan di pelabuhan-pelabuhan. Kerja sama ini dilakukan melalui bantuan pelatihan dan peralatan senilai 1 juta dollar AS. 


Bantuan ini ditandai dengan penyerahan 74 unit detektor radiasi perseorangan dan empat alat pengidentifikasi radio isotop oleh Wakil Duta Besar AS Ted Osius dan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Leon Muhamad. Alat itu dapat membantu dalam pendeteksian dan pencegahan peredaran material-material radioaktif dan nuklir illegal. 

Selain itu, Wakil Dubes Osius juga menyoroti program pelatihan yang disponsori oleh AS untuk meningkatkan keamanan pelabuhan-pelabuhan di Kalimantan Timur Laut dan Sulawesi Utara. 

“Bantuan ini akan mendukung usaha-usaha Indonesia untuk mengatasi masalah-masalah kriminalitas internasional besar. Seperti penyeludupan manusia, peredaran narkoba dan transit para teroris," ucap Ted Osius dalam keterangan pers Kedubes AS yang diterima Okezone, Jumat (27/4/2012). 

"Peningkatan keamanan pelabuhan membuka jalan untuk peningkatan perdagangan internasional dan regional dan akan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi rakyat Indonesia,” imbuhnya.

Upaya Kedubes AS ini merupakan upaya bersama yang dilakukan oleh Program Bantuan Pelatihan Investigasi Kejahatan Internasional (International Criminal Investigative Training Assistance Program/ICITAP). 
Ini adalah Proyek Pengamanan Pelabuhan, di bawah Departemen Kehakiman AS dan Program Pengendalian Ekspor dan Pengamanan Perbatasan Terkait (Export Control and Related Border Security/EXBS) di bawah Departemen Luar Negeri AS.

ICITAP bermitra dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) dan lembaga-lembaga pengamanan laut Indonesia, yang terkait untuk meningkatkan infrastruktur dan operasional pengamanan pelabuhan di Nunukan dan Tarakan di wilayah timur laut Kalimantan dan pelabuhan internasional penumpang di Bitung, Sulawesi Utara. 
Bantuan ICITAP termasuk pengembangan infrastruktur dan peralatan bagi ketiga pelabuhan senilai total 759.000 dollar AS selama dua tahun terakhir.  

Program EXBS terus bekerja sama secara erat dengan Ditjen Hubla dengan memberikan pelatihan dan peralatan, yang dirancang untuk meningkatkan keamanan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia sesuai dengan peraturan internasional. 

Program EXBS berupa donasi peralatan detektor radiasi dan identifikasi radio isotop merupakan salah satu contoh upaya mendukung usaha Pemerintah Indonesia meningkatkan keamanan di seluruh Indonesia. 

Dua puluh lima pejabat Indonesia, termasuk enam orang dari Ditjen Hubla, mengikuti program yang disponsori oleh EXBS di Radiation Academy, Pacific National Laboratory di Amerika Serikat. 
Mereka mengikuti pelatihan untuk pelatih peralatan ini dan kini telah siap untuk melatih rekan-rekan mereka seiring pemberian peralatan tersebut. 

(Fajar Nugraha)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya