DENPASAR- Ni Luh Endang Susiyani (31), jenasah tenaga kerja asal Bali yang tewas di Amerika Serikat, dijadwalkan tiba di Bandara Udara Internasional Ngurah Rai siang ini.
Wanita jebolan Fakultas Ekonomi Universitas Udayana itu akan dijemput langsung seluruh keluarga besarnya, baik yang tinggal di Kabupaten Buleleng maupun di Denpasar.
"Sebenarnya acara serah terima jenasah kepada keluarga akan dilakukan di rumah (Buleleng), namun kami tetap ingin menjemput langsung di bandara," kata I Putu Artana, ayah Luh Endang dihubungi, Rabu (9/5/2012).
Rombongan keluarga Luh Endang saat ini dalam perjalanan menuju bandara untuk menjemput sulung dari enam bersaudara tersebut. Menurut rencana, jenasah TKI yang bertolak ke AS lewat PT Quantum Job pada tahun 2009 itu, akan tiba di terminal Cargo sekira pukul 12.05 Wita.
Selain keluarga, pihak Kemenlu RI, anggota DPRD Bali, pejabat Dinas Tenaga Kerja dan BP3TKI Denpasar juga akan turut menjemput Luh Endang yang tewas ditembak perampok di South Carolina, Amerika Selatan pada Jumat, 27 April 2012 malam waktu setempat.
Artana menambahkan, setelah jasad anaknya tiba di bandara akan langsung dikawal oleh iring-iringan rombongan mobil keluarga ke kampung halamannya di Dusun Tegal Sari Desa Bubunan Kecamatan Seririt, Buleleng.
Sejak berita meninggalnya wanita yang terakhir bekerja di sebuah Restoran China tersebut, pihak keluarga telah mempersiapkan penyambutan baik dengan berbagai upacara agama maupun membuat tenda-tenda di sekitar rumah untuk para pelayat.
Soal kapan jasad korban akan diprosesi secara hindu, kata Artana telah ditetapkan waktunya pada Senin 14 Mei mendatang.
"Nanti kami akan lakukan upacara pengabenen kecil atau nuasta," tegas mantan anggota DPRD Buleleng ini.
Seperti diketahui, Luh Endang tewas ditembak perampok di South Carolina, Amerika Serikat, usai makan malam dan mengambil cucian (laundring) bersama kekasihnya Nyoman Arum.
(Kemas Irawan Nurrachman)