Sindonews.com - Pemerintah Filipina akan memberikan vaksin anti diare pada 700 ribu bayi yang hidup dalam kemiskinan.
Menurut sekertaris Menteri Kesehatan Filipina, Enrique Ona, manfaat dari pemberian vaksin anti diare atau rotavirus ini akan terasa saat bayi menginjak usai 1,5 tahun hingga 3,5 tahun.
"Vaksinasi rotavirus merupakan sebuah terobosan baru dalam dunia kesehatan Filipina, sekaligus merupakan negara pertama yang memperkenalkan dan mengimplementasikan vaksin untuk menjamin keselamatan bayi, sekaligus perluasan program dalam imunisasi bayi," ungkap Ona seperti dilansir Xinhua, Senin (2/7/2012).
Menurut Badan Kesehatan Dunia, World Health Organization (WHO), Rotavirus adalah virus yang paling umum yang menyebabkan diare pada bayi dan anak. Setiap tahunnya 600 ribu-2 juta terpaksa menjalani perawatan karena diare akut.
Virus ini ditularkan melalui feses yang mengering dan disebarkan lewat udara.Gejala yang timbul jika terserang rotavirus antara lain diare, demam, nyeri perut, dan muntah-muntah, sehingga terjadi dehidrasi. Penderita umumnya adalah anak-anak dibawah usia 5 tahun.
(Hariyanto Kurniawan)