SOLO - Saweran untuk pembangunan Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus berlanjut. Di Kota Solo, Jawa Tengah, aksi saweran dilakukan pengunjung dan pedagang Pasar Gede.
Tak hanya itu, tukang becak pun antusias merogoh kantong mereka untuk mengisi celengan berbentuk tampah yang disediakan anggota Paguyuban Pasar Gede.
Tampah ditaruh di pintu-pintu masuk salah satu pasar terbesar di Solo itu. Tidak hanya itu, anggota paguyuban juga berkeliling mengedarkan kotak kepada pengunjung dan pedagang pasar.
Jalmin, seorang tukang becak di Pasar Gede, menegaskan, sebagai warga berpenghasilan kecil, dia tetap mendukung KPK miliki gedung baru. Menurutnya, fasilitas yang memadai akan berdampak pada kinerja pemberantasan korupsi.
Uang yang terkumpul rencananya akan diserahkan ke KPK melalui Indonesia Corruption Watch (ICW) di Jakarta.
Jumadi, Ketua Paguyuban Pasar Gede, menjelaskan, upaya KPK untuk membangun gedung baru layak direspons positif. Karena itu, pihaknya berinisiatif mengumpulkan dana.
“Yang pasti aksi ini menunjukkan kepedulian yang besar dari warga Solo dan sekitarnya terhadap kasus korupsi di negeri ini,” jelasnya.
(Anton Suhartono)