DAMASKUS - Kelompok oposisi mengklaim berhasil menembak jatuh sebuah helikopter milik pasukan Suriah. Helikopter tersebut kabarnya jatuh di Negara bagian Qabun.
Kebenaran terkait informasi ditembak jatuhnya helikopter di Qabun ini dikonfirmasi langsung oleh televisi pemerintah Suriah. Pasukan oposisi Suriah mengatakan, helikopter yang berhasil mereka lumpuhkan tersebut telah menembaki warga di distrik Jobar. Demikian diberitakan BBC, Senin (27/8/2012).
Sebelumnya pihak oposisi menuding rezim Suriah telah melakukan pembantaian terhadap lebih dari 200 warga yang bermukim di wilayah Darayya.
Dari sejumlah foto dan video rekaman yang beredar menunjukkan, puluhan warga Suriah mulai dari perempuan serta anak-anak terbujur kaku akibat kekerasan mematikan yang tak kunjung berhenti.
Klaim dari pihak oposisi ini ditanggapi oleh Pemerintah Suriah. Melalui media, Pemerintah Suriah mengaku mereka tengah membersihkan kawasan Darayya dari kelompok teroris bersenjata.
Ketua Komisi Indenpenden Hak Asasi Manusia PBB Paulo Pinheiro mengatakan, pembunuhan yang terjadi di Suriah selama ini merupakan kejahatan perang.
Sementara itu, Presiden Bashar al-Assad dalam pernyataan terakhirnya menyebutkan, apa yang terjadi di Suriah saat ini merupakan persekongkolan asing terhadap negara. Presiden Suriah itu pun bersumpah akan mengalahkan apa yang disebutnya dengan konspirasi asing itu kendati harus membayar harga mahal sekalipun.
(Rani Hardjanti)