AIESEC Undip Tanam 1.500 Bibit Mangrove

, Jurnalis
Senin 10 September 2012 09:37 WIB
Image: Corbis
Share :

SEMARANG – Organisasi internasional untuk para pemuda dalam pengembangan kepemimpinan, AIESEC Local Committee Universitas Diponegoro (Undip) Semarang menanam 1.500 bibit mangrove di Mangunharjo, Mangkang Wetan, kemarin.

Puluhan partisipan AIESEC tersebut tergabung dalam program bernama Green Light Army Project #2. Komite komunikasi, Rizkita Amalinda Hartono mengungkap, aksi penanaman merupakan bagian program AIESEC di bidang lingkungan. "Acaranya dimulai sejak 21 Juli lalu dengan menggelar International Youth Enviromental Summit (IYES) yang menghadirkan pembicara dari aktivis lingkungan," kata Rizkita, di sela- sela acara, kemarin.

Green Army tidak hanya diikuti oleh warga lokal melainkan para partisipan dari berbagai negara. Di antaranya Vietnam, Hong Kong, Taiwan, Jepang, Korea, Austria, Rusia, dan Jerman. "Kami memiliki misi yang sama mengampanyekan kesadaran tersebut," ujarnya.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kepedulian dan kesadaran serta mengembangkan potensi kepemimpinan generasi muda. Hal tersebut untuk mewujudkan lingkungan yang lebih hijau. Namun demikian, dia menyayangkan masyarakat tidak ikut berpartisipasi. "Kepekaan terhadap lingkungan masih kurang karena kurang peduli memperhatikan keadaan sekitar. Ironisnya, masyarakat hanya melihat saat kami membersihkan lingkungan," paparnya.

Selain aksi menanam, sebelumnya mereka juga mengadakan kompetisi pembuatan inovasi untuk mewujudkan sekolah yang asri dan hijau yang direkam dalam bentuk video untuk siswa SMP dan SMA se- Kota Semarang. Dia mengharapkan kampanye berjalan efektif untuk menumbuhkan kesadaran generasi muda terhadap isu lingkungan. (hendrati hapsari/koran si)               

(Rifa Nadia Nurfuadah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya