JAKARTA - Presiden SBY baru saja mendapatkan gelar kesatria dari kerajaan Inggris. Setiba dari Inggris Presiden SBY memberikan gelar pahlawan nasional bagi mantan Presiden dan Wakil Presiden, Soekarno dan Hatta.
Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI), Bachtiar Aly mengatakan Soekarno dan Hatta memang sudah selayaknya mendapat gelar pahlawan nasional. Namun, dia menduga pemberian gelar itu tak lepas dari gelar kesatria yang didapat SBY.
"Ini tidak lepas dari suasana sentimental melankolis dari SBY yang baru saja pulang dari Inggris dapat gelar dari ratu," kata dia kepada Okezone, Selasa (6/11/2012).
Menurut dia, kerjaan Inggris saja bersedia memberikan gelar kepada SBY. Tentu akan bertolak belakang jika SBY enggan memberikan gelar pahlawan nasional bagi Soekarno dan Hatta.
"Saya pikir suasana batin itu terbawa dari suasana di Inggris. Itu pasti mempengaruhi," tuturnya.
Rasa suka cita SBY menerima galar kesatria kemudian dibagi dengan cara memberikan penghargaan kepada orang lain. Yang mengejutkan, kata dia, gelar ini diberikan tanpa ada kabar sebelumnya.
"Itu istilahnya enggak ada mendung enggak ada hujan, cuma mendung-mendung dikit," pungkasnya.
SBY mendapatkan gelar kesatria dari kerajaan Inggris pada Kamis pekan lalu. Serangkaian kegiatan istimewa digelar kerajaan Inggris untuk menyambut kedatangan SBY dan Ibu Negara Ani Yudhoyono di Istana Buckingham.
Dari Inggris, SBY melanjutkan perjalanan dinas ke Laos. SBY baru tiba di Tanah Air, kemarin sekira pukul 16.30 WIB. Pada yang sama, Menteri Koordinator bidang Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto mengatakan jika Presiden akan memberikan gelar pahlawan nasional bagi Soekarno dan Hatta.
(Tri Kurniawan)