DAMASKUS – Korban jiwa yang muncul akibat bom mobil di Kota Damaskus meningkat dan mencapai 34 orang. Jumlah tersebut diumumkan oleh Pemerintah Suriah melalui stasiun televisi yang dimilikinya.
Jenazah dari ke 34 orang yang menjadi korban jiwa tersebut dibawa ke dua rumah sakit yang berada di dekat dengan lokasi kejadian. Sampai saat ini jumlah korban jiwa dari ledakan bom tersebut masih simpang siur. Beberapa kelompok aktivis menyatakan jumlah korban ledakan bom lebih banyak daripada yang disebutkan dalam laporan resmi.
Pemerintah Suriah langsung menuduh serangan bom tersebut dilakukan oleh kelompok teroris. Area ledakan tersebut terjadi di daerah yang didominasi oleh warga Kristen Suriah, seperti diberitakan Associated Press, Rabu (28/11/2012).
Kantor berita pemerintah, SANA, memberitakan bom mobil tersebut meledak kurang lebih pukul 06.00 waktu setempat. Bom mobil tersebut meledak di di distrik Jaramana di Kota Damaskus yang merupakan basis kelompok pendukung rezim Bashar al-Assad.
Saat ini kondisi di Suriah masih terus bergejolak dengan terjadinya konflik berkepanjangan antara pihak pemerintah dengan pejuang oposisi di Suriah. Pihak oposisi melakukan perlawanan untuk menjatuhkan presiden Bashir al-Assad dari jabatannya.
Dilaporkan serangkaian ledakan seringkali terjadi di Suriah sejak tahun lalu. Menimbulkan kekhawatiran akan berkembangnya pengaruh radikal di Suriah yang membonceng aksi perlwanan yang dilakukan oleh pihak oposisi.
(Aulia Akbar)