CHENGDU – Militer China dan Amerika Serikat (AS) melaksanakan latihan bersama di Kota Chengdu, China. Latihan tersebut sengaja dilakukan untuk meningkatkan hubungan antara militer kedua negara.
Latihan yang dilakukan bukanlah latihan operasi militer, melainkan latihan operasi penanganan bencana. Dalam latihan tersebut digunakan skenario penanganan bencana gempa bumi yang terjadi di suatu negara berkembang,
Pimpinan militer AS Mayor Jenderal Stephen Lyons menyatakan, latihan bersama itu sangat penting artinya karena kedua negara akan sering melakukan kerja sama dalam misi kemanusiaan. Mereka menganggap penting misi penanganan bencana ini. Demikian diberitakan Associated Press, Jumat (30/11/2012).
Kedua negara seringkali melihat masing-masing pihak sebagai musuh yang dapat memberikan ancaman bagi kepentingannya. Latihan bersama yang baru saja selesai Jumat 30 November ini, dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan kerja sama militer dari kedua negara.
Beberapa pihak menyatakan, upaya peningkatan hubungan tersebut akan sulit untuk berjalan mulus dengan banyaknya sengketa yang dimiliki China dengan negara-negara yang memiliki aliansi pertahanan dengan AS.
Saat ini China memiliki sengketa atas Kepulauan Spratly di Laut China Selatan dan juga Kepulauan Senkaku di Laut China Timur. Kepulauan Senkaku dipersengketakan China dengan Jepang yang merupakan sekutu dekat AS di kawasan Asia.
Sedangkan Kepulauan Spratly dipersengketakan China dengan Taiwan dan beberapa negara Asia Tenggara, salah satunya adalah Filipina yang memiliki hubungan dekat secara militer dengan AS.
(Fajar Nugraha)