MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin dikritik usai menyamakan jenazah Vladimir Lenin dengan benda-benda pusaka di gereja. Ucapan itu disampaikan Putin di depan warganya, tepat pada saat Putin menolak rencana pemindahan jenazah Lenin.
"Banyak yang mengatakan, makam indah Lenin bertentangan dengan tradisi. Apanya yang bertentangan? Pergilah ke Gua Biara Kiev (Ukraina) dan lihatlah Biara Pskov atau Gunung Attos di Yunani. Ada banyak benda-benda pusaka suci di sana," ujar Putin, seperti dikutip The Raw Story, Rabu (12/12/2012).
Ucapan-ucapan mantan pejabat Intelijen Rusia (KGB) itu langsung menuai kritik para aktivis dan LSM lainnya. Beberapa pengkritik Putin muncul dari salah satu LSM yang berkecimpung dalam isu penindasan rezim Uni Soviet.
"Ini merupakan perbandingan yang tidak memiliki dasar yang baik," ujar salah seorang aktivis Yan Rachinsky.
"Bila seseorang menginginkan benda pusaka ini (jenazah Lenin), mereka bisa membangun "gereja komunis di manapun," tegasnya.
Sejauh ini, Rusia cukup disibukkan dengan debat-debat mengenai pemindahan jenazah Lenin dari makam di Lapangan Merah. Debat itu sendiri sudah muncul sejak 1991 silam, tepatnya setelah Uni Soviet runtuh.
Sejumlah pihak di Rusia ingin jasad Lenin yang sudah terpampang selama 87 tahun itu dikuburkan. Mereka memandang Lenin sebagai figur politik yang cukup kontroversi.
(Aulia Akbar)