JAKARTA - Maraknya aksi teror di Poso, Sulawesi Tengah yang menargetkan anggota polisi semakin meresahkan. Polisi mengaku kesulitan mengejar para pelaku lantaran sulitnya medan di wilayah tersebut.
Pengamat Kepolisian, Bambang Widodo Umar mengatakan, Polri seakan sudah kehabisan akal dalam menghadapi rangkaian aksi teror di Poso.
"Menghadapi masalah Poso, Polri seperti kehabisan taktik. Saya pikir kalau cara-cara konvensional seperti penyisiran, patroli, tembak ditempat sudah tidak tepat lagi," ucap Bambang kepada Okezone, Selasa (25/12/2012) malam.
Menurut Bambang, sejak dulu cara-cara tersebut telah dilakukan, sehingga saat ini diperlukan metode baru yang nonkonvensional, yakni melalui pendekatan mainstream atau zore sum game.
"Tidak tegas terhadap siapapun pelanggar hukum, tidak ada kompromi, tidak pandang bulu (apakah pelanggarnya warga sipil atau aparat)," imbuh Bambang.
"Hal ini perlu dilakukan karena yang dihadapi (lawan) tidak jelas. Tentu dalam penindakan tersebut harus memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku," tutupnya.
(Rizka Diputra)