BANDA ACEH - Seorang bocah ditemukan tewas mengenaskan setelah hilang diseret banjir bandang yang menerjang tiga kecamatan di Aceh Besar kemarin. Jasad Rajul Huda (10) ditemukan di kawasan Dusun Blang Lambaro, Desa Saree Aceh, Kecamatan Lembah Seulawah, Jumat (4/1/2013) sore.
Kondisi jenazah saat ditemukan terhimpit dipohon sekira empat kilometer dari titik hanyut korban. Kaki sebelah kanan nyaris putus dan tanpa pakaian lagi di tubuhnya.
Korban ditemukan tim SAR gabungan yang dibantu warga, setelah melakukan pencarian secara meraton. Sebelum menemukannya, tim lebih dulu menemukan pakaian dan tas milik bocah tersebut. Saat banjir menerjang kawasan itu, sedikitnya 10 warga diseret arus, namun sembilan lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Nahas bagi Rajul Huda yang saat itu dibawa arus bah setelah lepas dari pegangan kakaknya. Rajul saat itu baru pulang dari pengajian bersama kakaknya. Di jalan, ia berpapasan dengan air bah yang turun dari pegunungan.
Komandan Kompi Brimob Detasemen A Pelopor Polda Aceh, Iptu Wahyudi Siregar mengatakan, pihaknya ikut mengerahkan 100 personel untuk melakukan pencarian. Jasad Rajul kini sudah diserahkan kepada keluarganya. "Malam ini langsung dikebumikan," katanya.
Sementara itu, akibat banjir bandang yang melanda tiga kecamatan di Aceh Besar masing-masing Lembah Seulawah, Seulimum dan Mesjid Raya itu, jalan yang menghubungan Saree (Lembah Seulawah) dan Kreung Raya (Mesjid Raya) putus total.
Jalan putus setelah digerus air bah di kawasan Lueng Blang Lambaro, Kecamatan Lembah Seulawah, sama sekali tak bisa dilalui kendaraan. Beberapa ruas jalan yang baru diaspal itu juga terkelupas akibar banjir. Untuk bisa dilintasi kendaraan, warga setempat berusaha menimbun tepian sungai.
Kepala Desa Saree, Syarwan Gading berharap, jalan tersebut segera diperbaiki kembali agar bisa dilalui kendaraan, sekaligus untuk menghidupkan kembali perekonomian warga yang terhenti akibat banjir.
(Risna Nur Rahayu)