JAKARTA - Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menempati posisi buncit dalam survei yang dirilis oleh Lembaga Survei Jakarta (LSJ). Partai berbasis Nahdiyin itu hanya mampu meraup perolehan suara sebesar 1,8 persen.
PKB sendiri seolah tidak percaya dengan angka survei tersebut. Pasalnya dalam survei-survei lainnya selalu menempatkan PKB pada posisi lima besar.
"Sangat diragukan validitas survei tersebut. Survei-survei lain oleh lembaga yang lebih kredibel PKB masuk lima besar. Kondisi faktual di dapil-dapil PKB sangat baik," kata Ketua DPP PKB Abdul Malik Haramain kepada Okezone, Rabu (20/2/2013).
Malik menuturkan, pihaknya tidak akan terpaku pada hasil survei tersebut. PKB, kata dia, lebih mempercayai survei yang langsung dilakukan oleh internal partainya, melalui kunjungan ke daerah. "PKB lebih percaya survei langsung ke dapil, ketimbang survei yang tidak jelas sampel dan cakupan wilayahnya," tegasnya.
Meskipun demikian, kata Malik, hasil survei tersebut tetap akan dijadikan bahan evaluasi bagi PKB guna meningkatkan elektabilitas menjelang Pemilu 2014, terutama yang terkait dengan strategi partai dalam menarik banyak pemilih.
"Sampai sekarang PKB bersih, kita yakin suara PKB akan naik. Problem survei kadang-kadang di sampel. Konstituen PKB mayoritas tidak tersentuh dengan survei-survei itu," tutup anggota Komisi II itu. (sus)
(M Budi Santosa)