KUTAI KARTANEGARA - Seorang remaja perempuan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, ditangkap polisi karena membuang bayi hasil hubungan gelapnya dengan sang kekasih.
Siswi kelas XII SMA berinisial My itu diketahui membuang bayinya pada dini hari pekan lalu. Bayi berjenis kelamin perempuan itu ditemukan warga Kecamatan Anggana, Kukar, di teras rumah seorang warga.
Kasus ini terungkap dari kecurigaan warga terhadap My kemudian dilaporkan ke polisi. Benar saja, setelah digeledah, polisi menemukan barang bukti dari rumah pelaku, yakni ari-ari bayi, tutup makanan, dan kain yang digunakan untuk menutupi bayi tersebut.
Selain itu, polisi juga menemukan selembaran kertas bertulis, “Saya titipkan anak ini kepada Anda agar bayi tersebut dirawat dengan baik seperti anak sendiri.”
Di hadapan petugas, My mengaku membuang anaknya karena malu dia akan menghadapi UN. Selama hamil, My menutupi perutnya dengan korset dan mengenakan seragam berukuran lebih besar agar tidak ketahuan.
“Jadi saya buang karena takut hadapi ujian dan malu juga. Selama ini, saya tutupi perut saya pakai korset jadi perut saya tertekan dan tidak kelihatan hamil,” terang My, Senin (22/4/2013).
Sementara itu, Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Kukar, Aipda Irma, menjelaskan, selain malu, pelaku juga takut kepada orangtuanya.
“Pelaku ini kan masih pelajar SMA kelas XII, mungkin bertepatan pelaksanaan UN jadi ada perasaan malu dan takut sama orangtua dan teman-temannya. Waktu melahirkan tengah malam, ada inisiatif bayi ditaruh di luar dan tidak direncanakan,” tutur Irma.
Sebagai informasi, pelaksanaan UN tingkat SMA di Kukar dimulai pada Jumat, 19 April 2013 karena permasalahan distribusi naskah soal dari pusat.
(Dian AF)