JAKARTA- Serangan loyalis Anas Urbaningrum kepada Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), seperti tak ada habisnya. Kali ini, SBY dianggap melakukan blunder saat merombak susunan pengurus di DPP Partai Demokrat.
"Jelas sekali masih banyak wajah-wajah elit korup, para penyamun, para sengkuni yang justru di tempatkan pada posisi strategis," kata mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Demokrat Cilacap, Tri Dianto kepada Okezone, Selasa (23/4/2013).
Pengusaha jamu itu enggan mengungkap sejumlah pengurus korup yang dimaksud. Namun, Tri Dianto menilai, SBY telah gagal membuktikan janjinya bakal mengembalikan citra partai yang bersih, santun, dan cerdas.
"Bersih-bersih partai yang didengungkan SBY atau elit Demokrat tidak terbukti. SBY tidak bisa berbuat apa-apa dan blunder untuk mengembalikan Demokrat ke moto awal sebagai partai bersih, santun, dan cerdas," ungkap Tri.
Pria yang mengaku beristri tiga itu memprediksi Partai Demokrat bakal tetap mengalami kemerosotan elektabilitas. Tri memprediksi tingkat keterpilihan partai di Pemilihan Umum 2014 bakal di bawah 10 persen.
"Saya prediksi Demokrat di atas tujuh persen dan di bawah 10 persen. Rakyat sudah tidak percaya dengan elit Demokrat yang korup dan merugikan rakyat," beber Tri.
(Tri Kurniawan)