"Rakyat Saja Cinta KPK, Kok PKS Malah Melawan?"

Achmad Fardiansyah , Jurnalis
Jum'at 10 Mei 2013 08:03 WIB
Mitsubishi Pajero Sport yang Disita KPK di Kantor DPP PKS (Foto: Heru H/Okezone)
Share :

JAKARTA - Pengamat Politik Pusat Kajian Anti Korupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada Hifdzil Alim, menyayangkan sikap internal Partai Keadilan sejahtera (PKS) yang sangat ngotot melawan KPK terkait penyitaan beberapa mobil mewah. 


Perlawanan internal PKS itu lantaran mereka merasa KPK tidak punya kekuatan yang sah untuk mengangkut enam mobil yang diduga terkait pencucian uang suap pengurusan izin impor daging sapi di Kementerian Pertanian, itu.
 
Dikatakannya, penolakan terhadap tim penyidik KPK merupakan pelanggaran hukum. Hal itu tidak hanya terkait para petugas keamanan gedung saja, namun juga para petinggi partai yang pada saat itu berada di Kantor DPP PKS di Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan.
 
“PKS, dalam hal ini diduga tidak hanya petugas di pintu gerbang, namun juga elite PKS, sebab seorang petugas keamanan tidak akan melakukan pencegahan pada penyidik tanpa ada perintah dari petinggi PKS. Tapi itu semua harus diperiksa, untuk menentukan siapa saja yang terlibat atas penolakan tersebut,” ujar Hifdzil Alim saat di hubungi Okezone, Kamis (10/5/2013), malam.
 
Menurutnya, partai berlogo bulan sabit kembar itu sebenarnya harus banyak berhitung jika hendak melawan lembaga antikorupsi, yang saat ini sedang dicintai oleh public.
 
“Apalagi partai tersebut mempunyai target urutan tiga besar dalam pemilihan umum di 2014. Ya terkeuali bila akar rumput PKS tutup mata dan tutup telinga terhadap kasus korupsi yang diduga menjerat para petinggi partai,” pungkasnya.

(Lamtiur Kristin Natalia Malau)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya