JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berencana akan melakukan pergantian Kapolri Jenderal Pol Timur Pradopo. Namun Indonesia Police Watch (IPW) menilai, ada posisi yang lebih penting untuk segera dilakukan pergantian selain Kapolri, yakni posisi Wakapolri, yang saat ini dijabat oleh Komjen Pol Nanan Soekarna.
Pasalnya, Komjen Pol Nanan Soekarna akan segera memasuki masa pensiun pada bulan Agustus mendatang. Sementara itu, Timur baru akan memasuki masa pensiun pada Januari 2014 mendatang.
"Yang paling urgent adalah mengganti Wakapolri. Agustus kalau enggak salah Pak Nanan pensiun. Jadi, mustahil kalau Kapolri diganti padahal pensiunya masih lama," kata Ketua Presidium IPW Neta S Pane kepada Okezone di Jakarta, Kamis (16/5/2013) malam.
Percepatan pergantian itu dilakukan agar Polri bisa fokus mempersiapkan pengamanan Pemilu 2014. Terkait hal tersebut, Neta melihat bahwa alasan pergantian Kapolri terkesan sangat politis, jika memang hanya bertujuan untuk pengamanan penyelenggaraan Pemilu.
"Kalaupun ada usulan pergantian Kapolri ini sebagai manuver politik dari orang-orang yang tidak sabar mengganti Kapolri. Jadi, Presiden, DPR, atau masyarakat enggak perlu ditanggapi dulu," tutup Neta.
(Rizka Diputra)