Istanbul Berubah Jadi Medan Perang

Wahyu Dwi Anggoro, Jurnalis
Senin 03 Juni 2013 12:11 WIB
Pendemo di Turki (Foto: Sky News)
Share :

ISTANBUL – Seorang pria Australia bercerita tentang protes anti-pemerintah yang terjadi di Turki. Dia menyebut Kota Istanbul kini layaknya medan perang.
 
Antony Karasulas bekerja di sebuah rumah sakit di Istanbul. Tempatnya bekerja terletak dekat dengan Lapangan Taksim yang menjadi pusat para pendemo.
 
“Tiga hari ini situasi sangat gila!,” terang Karasulas, seperti dikutip ABC News, Senin (3/6/2013).
 
“Para pendemo membuat barikade di seluruh penjuru kota. Tempat ini sudah menjadi medan perang,” lanjutnya.
 
Karasulas melaporkan, sudah ada beberapa korban tewas akibat bentrokan antara pendemo dengan aparat. Sebagian besar korban meninggal dunia akibat gangguan pernafasan yang ditimbulkan gas air mata.
 
“Saya tahu dari rumah sakit ada korban tewas akibat gas air mata. Ada juga seorang ibu yang matanya terluka terkena peluru karet,” jelas pria itu.
 
Karasulas mengaku telah bersiap-siap untuk kondisi yang terburuk. Dia pun membeli masker khusus untuk menghindari serangan gas air mata dari aparat.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya