TANGERANG - Irman Ludyono (19), warga perumahan Griya Yasa, Blok J 3 no.14, Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, KabupatenTangerang terkulai lemas tak berdaya setelah digelayuti tumor ganas dibagian lengan kanannya. Ayah Irman yang hanya bekerja sebagai buruh pabrik tidak mampu mengobati penyakit anaknya.
Menurut informasi, Irman sudah hampir dua bulan belakangan mulai mengeluhkan rasa sakit dilengannya dan diiringi benjolan yang makin membesar layaknya buah kelapa.
Kartiningsih (40), ibunda Irman, mengatakan bahwa sebelumnya ia beberapa kali membawa anak perjakanya ini berobat ketukang urut. Tapi benjolan dilengan kanan anaknya makin membesar hingga akhirnya ia membawanya kerumah sakit.
"Dulu pertama diurut, tapi tidak sembuh, lalu saya bawa kerumah sakit dan dirujuk ke rumah sakit lain untuk melakukan MRI scan, dan kata dokter ini tumor," ucapnya lemas, Selasa (11/6/2013).
Untuk mengobati tumor anaknya, Kartini mengaku sudah mengecek biaya ke RSCM, lagi-lagi ia dan keluarga harus menelan kekecewaan begitu mengetahui biaya yang sangat mahal untuk kemoterapy.
"Biayanya sampai 16 juta, dari mana saya sekeluarga dapat uang sebanyak itu, suami saya hanya buruh pabrik untuk menyambung hidup sehari-hari saja sudah sulit," tuturnya.
Saat ini anak jejakanya hanya bisa terbaring dikasur, bahkan untuk sekedar berdiri ataupun duduk, Irman sudah sangat kesulitan, pasalnya besarnya benjolan tumor mulai mengeluarkan darah ini sudah sangat besar.
(Misbahol Munir)