MELBOURNE - Lima orang yang dituduh tergabung dalam sindikat kriminal perdagangan perempuan di Melbourne, Australia, berhasil dibekuk. Mereka dituduh mempekerjakan ratusan perempuan dari Asia Timur di sektor prostitusi.
Kepolisian Australia melaporkan, lima orang itu memaksa para pekerja seks menandatangani kontrak kerja ilegal yang mereka sediakan. Para pekerja seks itu mendapat penghasilan dari beberapa persen pendapatan sindikat kriminal tersebut. Demikian, seperti diberitakan AAP, Rabu (3/7/2013).
Kelima orang itu adalah, Mae Ja Kim, Huan Wen Ye, Moonja Kim, Zhe Fang dan Xing Jin. Mae didakwa karena menjalankan bisnis tersebut di empat rumah bordil, sementara itu empat orang lainnya didakwa karena membantu Mae.
"Mereka semua mengontrol para perempuan-perempuan ini ketika bekerja di rumah bordil. Mereka mendapat keuntungan dari perdagangan seks itu," ujar Kepolisian Federal Australia.
Para pelaku kejahatan itu tampaknya akan dikenakan dakwaan lain. Aparat keamanan juga menjarah 13 rumah, rumah bordil, dan beberapa sektor usaha yang ada di Melbourne kemarin. Mereka juga mengamankan aset properti senilai jutaan dolar Australia.
Untk saat ini, kepolisian mengatakan bahwa belum ada laporan mengenai aktivitas pelaku menahan para pekerja seksnya seperti budak. Para pekerja seks itu juga belum bisa dinyatakan sebagai korban kejahatan penyelundupan manusia.
(Aulia Akbar)